Arus Balik Lebaran Masih Berlangsung, Kapolri Tinjau JMTC Bekasi


Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau pengendalian arus balik Lebaran 1447 H/2026 di Jasa Marga Toll Road Command Center (JMTC) Jatiasih, Kota Bekasi, Rabu (24/3/2026). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pengaturan lalu lintas selama arus balik berjalan optimal dan terkendali.

Dalam peninjauan tersebut, Korlantas Polri menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional berdasarkan indikator visio ratio. Sejumlah skema disiapkan, mulai dari contraflow, one way lokal, hingga one way nasional, menyesuaikan kondisi kepadatan kendaraan di lapangan.

Kapolri menyampaikan hingga Selasa (24/3/2026) malam tercatat sekitar 1.958.838 kendaraan telah masuk ke Jakarta. Hingga Rabu siang pukul 12.00, jumlah tersebut bertambah sekitar 82.000 kendaraan sehingga total kendaraan yang kembali ke Jakarta mencapai sekitar 2.040.000 unit. Menurutnya, arus balik masih terus berlangsung dan belum seluruh kendaraan kembali ke Jakarta.

Ia menyebutkan puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026. Sementara itu, Selasa malam menjadi puncak sementara dengan jumlah kendaraan mencapai 256.338 unit, lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kapolri mengimbau masyarakat tidak menunggu puncak arus balik dan dapat melakukan perjalanan lebih awal untuk menghindari kepadatan. Pengendara juga diingatkan untuk beristirahat di rest area atau pos pelayanan apabila merasa lelah.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno mengatakan arus mudik tahun ini berjalan lancar meskipun terjadi peningkatan volume kendaraan. Ia juga menyebut angka kecelakaan lalu lintas menurun sekitar 16 persen berkat sinergi lintas sektor dan dukungan teknologi pemantauan.

Sementara itu, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan angkutan umum mengalami peningkatan sejak H-8 hingga H+3 Lebaran. Pemerintah juga memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen pada 26 hingga 27 Maret 2026 serta masih memberlakukan pembatasan kendaraan logistik sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret 2026.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menambahkan pemantauan lalu lintas dilakukan secara real time melalui command center untuk memastikan respons cepat berbasis data. Senada, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin menyebut angka fatalitas kecelakaan menurun menjadi 218 korban meninggal dunia, dibandingkan 318 pada tahun lalu, dengan santunan yang telah disalurkan mencapai Rp11,2 miliar.

Pemerintah berharap arus balik Lebaran 2026 tetap aman dan terkendali hingga akhir periode libur Lebaran, serta masyarakat dapat kembali ke Jakarta dengan selamat.