Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Mulai 24 Maret
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo memprediksi puncak arus balik Idul Fitri 1446 Hijriah akan mulai terjadi pada 24 Maret 2026. Prediksi tersebut disampaikan usai melakukan monitoring pengamanan malam takbiran di Pos Terpadu Lapangan Merdeka, Medan, bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya.
Menurut Kapolri, puncak arus mudik sebelumnya telah terjadi sejak 18 Maret 2026 dengan kenaikan volume kendaraan sebesar 4,26 persen dibandingkan tahun lalu. Meski terjadi peningkatan kendaraan, angka fatalitas kecelakaan lalu lintas justru mengalami penurunan sebesar 3,23 persen. Hal ini menunjukkan upaya pengamanan dan pengaturan lalu lintas selama periode mudik berjalan cukup efektif.
Kapolri mengimbau para pemudik yang akan melakukan perjalanan arus balik agar tetap mengutamakan keselamatan, tidak terburu-buru, serta memanfaatkan rest area dan pos terpadu untuk beristirahat.
Ia juga menyampaikan bahwa Polri bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam pelaksanaan operasi modifikasi cuaca guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem selama periode mudik dan arus balik. Selain itu, seluruh satuan tugas bencana diminta bersiaga untuk mengantisipasi kemungkinan banjir dan longsor di jalur mudik.
Untuk mengurangi kepadatan arus balik, pemerintah menyarankan masyarakat memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere pada 25 hingga 27 Maret 2026, serta mematuhi pembatasan operasional kendaraan sumbu tiga ke atas hingga 29 Maret 2026.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menyampaikan bahwa pemerintah provinsi telah menyiapkan infrastruktur jalan dengan memetakan tiga jalur utama, yakni lintas barat, lintas tengah, dan lintas timur. Pemerintah daerah juga telah menangani ratusan titik longsor, jalan putus, dan jalan amblas secara darurat guna memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
