Bekasi Optimistis Tembus Tiga Besar Porprov Jabar 2026

 

KOTA BEKASI membidik posisi tiga besar dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–20 November 2026. Target tersebut dinilai realistis, bahkan berpeluang meningkat menjadi peringkat kedua dengan dukungan status sebagai tuan rumah.

Ketua Harian KONI Kota Bekasi Agus Irianto menyebut capaian tersebut merujuk pada evaluasi hasil sebelumnya. Pada Porprov 2022, Kota Bekasi menempati posisi keempat dengan raihan 77 medali emas. “Target masuk tiga besar, tetapi dengan keuntungan tuan rumah, kami berharap bisa naik ke posisi kedua,” ujarnya di Bekasi, Sabtu.

Berdasarkan pemetaan internal, kontingen Kota Bekasi diproyeksikan mampu meraih sekitar 120 medali emas dari total 1.100 emas yang diperebutkan. Sejumlah cabang olahraga unggulan telah diprioritaskan, antara lain sepatu roda, tinju, serta cabang bela diri lainnya. Cabang biliar juga menjadi tumpuan dengan target peningkatan dari lima emas pada edisi sebelumnya menjadi tujuh hingga 10 emas.

Ketua Harian KONI Kota Bekasi Agus Irianto (jas hitam) bersama Ketua POBSI Kota Bekasi Zaiman Makmur Affan di kawasan komersial Summarecon Bekasi pada Jumat (10/4/2026).ANTARA/Pradita Kurniawan Syah

Persiapan atlet terus dimatangkan melalui tahapan berjenjang, termasuk desk atlet tahap pertama dan kedua serta serangkaian tes performa. Fokus diarahkan pada peningkatan kesiapan fisik dan mental guna memastikan performa optimal saat kompetisi berlangsung.

Sebagai tuan rumah, Kota Bekasi akan menjadi lokasi pertandingan bagi 46 dari total 64 cabang olahraga. Kondisi ini menuntut kesiapan menyeluruh, baik dari aspek teknis maupun nonteknis. Selain mengejar prestasi, panitia juga menargetkan keberhasilan penyelenggaraan.

Dari sisi anggaran, pemerintah daerah mengusulkan dana sekitar Rp149 miliar untuk mendukung kebutuhan penyelenggaraan dan pembinaan atlet. Infrastruktur olahraga juga terus dibenahi, termasuk pembangunan sejumlah venue seperti lapangan voli, arena sepatu roda, hingga gedung olahraga bertingkat.

Sementara itu, Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Kota Bekasi menyatakan optimisme tinggi. Dengan dukungan atlet nasional dan sistem pembinaan berbasis klub yang melibatkan sekitar 50 klub, cabang biliar menargetkan peningkatan signifikan, bahkan membuka peluang menjadi juara umum di sektornya.