CPNS Kota Bekasi 2026 Ajukan 458 Formasi, Guru Jadi Prioritas Utama

Ilustrasi penerimaan CPNS (Istimewa)

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi menempatkan sektor pendidikan sebagai fokus utama dalam usulan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026. Dari total 458 formasi yang diajukan, sebanyak 284 di antaranya diperuntukkan bagi tenaga guru. Sementara itu, 129 formasi dialokasikan untuk tenaga teknis dan 45 untuk tenaga kesehatan.

Plt Kepala BKPSDM Kota Bekasi, Arief Maulana, menjelaskan bahwa komposisi tersebut disusun untuk menjaga stabilitas layanan dasar, terutama di tengah gelombang pensiun Aparatur Sipil Negara (ASN) yang cukup besar dalam beberapa tahun terakhir.

Selain faktor pensiun, kebutuhan formasi juga dipengaruhi oleh penyesuaian struktur kepegawaian setelah banyak tenaga honorer beralih status menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kondisi ini memunculkan sejumlah kekosongan jabatan, khususnya di sektor teknis dan administratif.

“Fokus kita memastikan tidak ada kekosongan yang mengganggu pelayanan publik. Setiap posisi yang ditinggalkan harus segera terisi oleh SDM yang kompeten,” ujar Arief kepada awak media di Kota Bekasi pada Selasa (7/4/2026).

Ia menambahkan, proses pemetaan kebutuhan pegawai telah dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi dengan sistem pemerintah pusat. Hal ini untuk memastikan usulan formasi benar-benar sesuai dengan kondisi riil di lapangan.

Meski demikian, kepastian jumlah formasi yang akan dibuka masih menunggu persetujuan akhir dari pemerintah pusat. Termasuk jadwal pelaksanaan seleksi CPNS yang hingga kini belum diumumkan.

Pemkot Bekasi berharap usulan tersebut dapat disetujui secara optimal, sehingga kebutuhan tenaga di berbagai sektor, terutama pendidikan, dapat segera terpenuhi tanpa mengganggu kualitas pelayanan kepada masyarakat.