DPRD Kota Bekasi Dorong One Day English Pemkot Bekasi Diperluas ke Sektor Pendidikan

Gedung DPRD Kota Bekasi

 KOTA BEKASI, Program One Day English dalam rapat WFH ASN Jumat yang mulai diterapkan di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kota Bekasi, menuai perhatian dari DPRD Kota Bekasi. Kebijakan ini dinilai sebagai langkah inovatif untuk mendorong peningkatan kemampuan komunikasi para ASN, sekaligus mendukung visi Bekasi sebagai kota internasional.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman, menyebut program tersebut memiliki nilai positif sebagai momentum membangun budaya berbahasa asing di lingkungan birokrasi. Menurut dia, penggunaan bahasa Inggris di kalangan ASN dapat menjadi pintu awal untuk meningkatkan daya saing daerah, termasuk membuka peluang investasi dari luar negeri.

Meski begitu, Wildan mengingatkan bahwa penerapan program itu tidak bisa dilakukan secara terburu-buru. Ia menilai, kesiapan sumber daya manusia menjadi faktor penting agar kebijakan tersebut benar-benar berjalan efektif.

Ia menjelaskan, tidak semua ASN memiliki kemampuan bahasa Inggris yang sama, sehingga pelaksanaannya akan menghadapi tantangan teknis dan kompetensi di lapangan. Karena itu, program tersebut perlu disiapkan secara matang agar tidak hanya menjadi kebijakan simbolik.

Wildan juga menegaskan agar One Day English tidak berhenti sebagai program seremonial semata. Menurut politikus PKB itu, implementasi yang serius menjadi kunci agar kebijakan ini memberi dampak nyata bagi peningkatan kualitas ASN dan citra Kota Bekasi di tingkat yang lebih luas.

Selain di lingkungan pemerintahan, Wildan mendorong agar konsep serupa juga diterapkan di sektor pendidikan. Ia menilai, jika kebiasaan berbahasa Inggris mulai dibangun sejak dini di sekolah, maka hal itu bisa menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemampuan generasi muda menghadapi persaingan global.

Kebijakan One Day English pun kini dipandang bukan sekadar program bahasa, tetapi juga bagian dari upaya membentuk ekosistem kota yang lebih adaptif dan kompetitif.