Menkoinfra AHY Apresiasi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto, Dari Respons Cepat hingga Evakuasi Tuntas Korban Kecelakaan KA Bekasi Timur
![]() |
| Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimukti Yudhoyono didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto saat memberikan keterangan pers di Stasiun Bekasi Timur (BekasiPatriot) |
KOTA BEKASI- Apresiasi terhadap respons cepat Pemerintah Kota Bekasi menjadi sorotan dalam penanganan tragedi tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bekasi–Jakarta di Stasiun Bekasi Timur. Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimukti Yudhoyono, secara khusus memuji langkah sigap Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang langsung turun ke lokasi dan mengoordinasikan seluruh kebutuhan di lapangan tak lama setelah insiden terjadi.
Menurut AHY, kecepatan koordinasi tersebut berperan signifikan dalam mempercepat proses evakuasi dan penanganan korban. Berbagai unsur dikerahkan dalam waktu singkat, mulai dari ambulans, personel pemadam kebakaran, hingga dukungan penuh terhadap tim SAR Jakarta dan Bekasi.
Sinergi lintas instansi itu dinilai menjadi kunci dalam mengevakuasi korban, termasuk mereka yang sempat terjepit di dalam gerbong yang mengalami kerusakan parah.
Di tengah upaya penanganan tersebut, pemerintah juga memperbarui data korban setelah seluruh proses evakuasi dinyatakan rampung. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 13.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia tercatat sebanyak 15 orang, meningkat dari laporan awal yang menyebutkan 14 jiwa. Sementara itu, sebanyak 88 orang lainnya masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit rujukan.
“Update sampai pukul 13.00 WIB, terdapat 15 korban meninggal dunia dan 88 orang masih dirawat,” ujar AHY saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Ia memastikan seluruh proses evakuasi telah selesai secara menyeluruh, termasuk penyelamatan tiga korban yang sebelumnya terperangkap di dalam rangkaian kereta. Para korban yang berhasil dievakuasi saat ini masih dalam penanganan medis intensif.
Pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus mengoptimalkan penanganan korban serta memastikan dukungan penuh bagi proses pemulihan. Di sisi lain, investigasi penyebab kecelakaan masih berlangsung guna mengungkap faktor utama di balik insiden tersebut dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
