Petakan Populasi Ikan Sapu-Sapu, Pemkot Bekasi Susur Kali
![]() |
| Warga menjaring ikan sapu-sapu saat operasi pembersihan di Sungai Ciliwung, Jakarta, Jumat 17/4/2026(ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin) |
KOTA BEKASI- Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan melakukan kegiatan susur sungai guna memastikan keberadaan serta memetakan jumlah ikan sapu-sapu di sejumlah titik aliran Kali Bekasi. Langkah ini diposisikan sebagai tahap awal sebelum pemerintah daerah menentukan kebijakan lanjutan terkait penanganan spesies invasif tersebut.
Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengatakan bahwa pendekatan yang diambil saat ini masih bersifat inventarisasi data lapangan dan belum mengarah pada tindakan ekstrem seperti pembasmian massal. “Rencana akan ada susur sungai. Nanti kami lihat seberapa besar dan banyak ikan sapu-sapu yang ada di Kali Bekasi,” ujar Tri saat ditemui di Plaza Pemkot Bekasi, Senin (20/4/2026).
Ia menegaskan, hingga kini Pemkot Bekasi belum mengambil langkah seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menggelar operasi penangkapan besar-besaran. Menurutnya, pemerintah kota masih menempatkan proses pendataan sebagai prioritas utama, sembari melakukan koordinasi lintas perangkat daerah. “Untuk jumlahnya belum bisa kami pastikan. Masih koordinasi dengan dinas lingkungan hidup,” katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Kiswatiningsih, menjelaskan kegiatan susur sungai dijadwalkan berlangsung pada Selasa (21/4/2026). Dalam pelaksanaannya, tim akan melibatkan personel khusus, termasuk pasukan katak, untuk menjangkau titik-titik yang sulit diakses. “Kegiatan susur sungainya besok pagi. Kami akan mengerahkan pasukan katak. Dan pembersihannya dilakukan rutin secara berkala,” ujarnya.
Tidak hanya fokus pada identifikasi populasi ikan sapu-sapu, kegiatan ini juga dirancang sebagai bagian dari upaya pemulihan ekosistem sungai. Pemkot Bekasi akan melakukan penebaran bibit ikan lokal, pembersihan badan sungai dari sampah, serta penanaman pohon di bantaran sebagai langkah konservasi jangka menengah.
Sebagai pembanding, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya telah melaksanakan operasi penangkapan ikan sapu-sapu secara serentak di lima wilayah kota administrasi pada Jumat (17/4/2026). Operasi tersebut mencakup Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara, dengan total tangkapan mencapai lebih dari satu ton.
Langkah yang diambil Pemkot Bekasi menunjukkan pendekatan yang lebih bertahap, dengan basis data sebagai fondasi kebijakan. Pemerintah daerah tampak berhati-hati agar intervensi terhadap spesies invasif tetap mempertimbangkan keseimbangan ekosistem sungai secara keseluruhan.
