Proses Evakuasi Korban Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Langsung Dibantu Pemkot Bekasi

 

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di lokasi kecelakaan kereta api di kawasan Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam (Istimewa).

KOTA BEKASI- Tabrakan maut antara kereta jarak jauh Argo Bromo dan KRL Commuter Line Cikarang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam sekitar pukul 20.50 WIB. Insiden ini menimbulkan korban jiwa dan puluhan luka, serta memicu proses evakuasi besar-besaran yang berlangsung hingga larut malam.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, turun langsung ke lokasi bersama Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, dan Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad. Ketiganya memantau proses evakuasi sekaligus berkoordinasi dengan petugas gabungan dari PT KAI, KAI Commuter, Basarnas, TNI, Polri, BPBD, hingga tenaga medis.

Data sementara di lapangan menunjukkan sedikitnya empat orang meninggal dunia, sementara puluhan korban luka telah dilarikan ke rumah sakit. Para korban dirujuk ke RSUD Kota Bekasi, RS Bella, dan RS Primaya untuk mendapatkan penanganan intensif.

“Prioritas utama kami malam ini adalah keselamatan dan penanganan korban. Semua harus tertangani cepat dan tepat,” ujar Tri di lokasi kejadian.

Proses evakuasi tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi kendala teknis saat berupaya membongkar bagian lokomotif yang menghantam dan menembus gerbong KRL. Sejumlah korban dilaporkan masih terjebak di dalam rangkaian, dengan perkiraan enam hingga tujuh orang belum berhasil dievakuasi saat proses berlangsung.

Menurut keterangan kepolisian, kecelakaan bermula dari sebuah kendaraan taxi yang tertabrak KRL di perlintasan sebidang dekat arah Bulak Kapal. Insiden tersebut membuat KRL berhenti di jalur. Dalam kondisi itulah, KA Argo Bromo yang melaju dari belakang tidak sempat menghindar dan akhirnya menabrak rangkaian KRL.

Di tengah situasi darurat, ambulans hilir mudik membawa korban, sementara petugas terus berupaya membuka akses ke gerbong yang mengalami kerusakan paling parah di bagian belakang.

Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh sumber daya telah dikerahkan, termasuk tenaga kesehatan, armada ambulans, serta sistem rujukan rumah sakit. Posko informasi juga disiapkan untuk membantu keluarga korban.

Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.