Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tingkatkan Kewaspadaan Hantavirus
KOTA BEKASI — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bekasi meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyebaran Hantavirus menyusul ditemukannya tiga kasus positif di wilayah Jakarta. Langkah antisipasi dilakukan melalui penguatan pengawasan dan deteksi dini di fasilitas layanan kesehatan, terutama pada wilayah yang berbatasan langsung dengan daerah penyangga.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi serta memperkuat sistem kewaspadaan dini untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kasus di wilayah Kota Bekasi.
Menurut Satia, pengawasan dilakukan dengan meningkatkan deteksi terhadap warga yang menunjukkan gejala yang mengarah pada infeksi Hantavirus. Upaya tersebut melibatkan jejaring layanan kesehatan tingkat pertama, khususnya Puskesmas yang menjadi garda terdepan dalam pemantauan kesehatan masyarakat.
“Kita tetap memperkuat jejaring di Puskesmas, terutama di wilayah perbatasan yang menjadi perhatian,” ujar Satia di Kota Bekasi, Rabu (20/5/2026).
Ia menjelaskan, penguatan pengawasan difokuskan pada identifikasi dini terhadap kasus-kasus yang memiliki indikasi penyakit menular tertentu agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat apabila ditemukan gejala yang mengarah pada infeksi.
Wilayah perbatasan menjadi salah satu titik perhatian karena tingginya mobilitas masyarakat antardaerah. Dengan adanya pergerakan penduduk yang cukup intens, Dinkes Kota Bekasi menilai perlu adanya kesiapsiagaan lebih awal guna mencegah potensi penyebaran penyakit.
Meski demikian, Satia memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus Hantavirus di Kota Bekasi. Dinas Kesehatan juga terus melakukan koordinasi dengan fasilitas kesehatan dan memantau perkembangan informasi dari otoritas kesehatan terkait.
Masyarakat pun diimbau untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan mengendalikan keberadaan tikus dan menghindari kontak dengan kotoran atau urine hewan pengerat yang berpotensi menjadi media penularan.
Selain itu, warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, maupun keluhan lain yang tidak biasa agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Dinkes Kota Bekasi menegaskan, langkah kewaspadaan dilakukan sebagai upaya pencegahan dan kesiapsiagaan, meskipun hingga kini kondisi di wilayah Kota Bekasi masih dinyatakan aman dari temuan kasus Hantavirus.
