Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tegaskan Komitmen Tindak Lanjut Rekomendasi DPRD atas LKPJ 2025

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto (Pemkot Bekasi)

KOTA BEKASI — Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul Rapat Paripurna DPRD Kota Bekasi yang menghasilkan sejumlah rekomendasi sebagai bagian dari fungsi pengawasan dan evaluasi kinerja pemerintah daerah. 

Tri Adhianto menyebut, rekomendasi yang diberikan DPRD merupakan masukan strategis dalam memperkuat kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Bekasi.

“Seluruh rekomendasi DPRD menjadi perhatian kami untuk segera ditindaklanjuti oleh perangkat daerah sesuai dengan bidang masing-masing,” ujar Tri kepada awak media di kantor Wali Kota Bekasi pada Rabu (22/04/2026).

Ia menilai proses pembahasan LKPJ merupakan bagian penting dari mekanisme checks and balances antara eksekutif dan legislatif, sehingga setiap catatan yang muncul harus dimaknai sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kinerja pembangunan daerah.

Terkait sorotan pada sektor pendapatan daerah, Tri Adhianto mengakui bahwa optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih perlu ditingkatkan, khususnya melalui penguatan sistem digitalisasi pajak dan retribusi. Menurutnya, Pemerintah Kota Bekasi telah menyiapkan langkah percepatan implementasi sistem berbasis digital untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pemungutan pendapatan.

Selain itu, Tri juga menanggapi catatan DPRD terkait indikator Kota Layak Anak. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan memperkuat sinergi lintas perangkat daerah dalam pemenuhan indikator, mulai dari perlindungan anak, akses pendidikan, hingga penyediaan ruang publik ramah anak.

Di sektor penanganan banjir, Tri Adhianto menegaskan bahwa upaya pengendalian banjir terus menjadi prioritas, baik melalui pembangunan infrastruktur, normalisasi saluran air, maupun peningkatan koordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat. Ia menambahkan, langkah jangka pendek dan menengah telah disiapkan untuk mengurangi titik-titik genangan, termasuk optimalisasi sistem drainase dan penguatan mitigasi di wilayah rawan.

Tri juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk responsif terhadap rekomendasi DPRD dan segera menyusun langkah konkret dalam perencanaan serta pelaksanaan program kerja ke depan.

Dengan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah, Pemerintah Kota Bekasi optimistis dapat meningkatkan capaian kinerja, termasuk dalam pengelolaan pendapatan, pemenuhan indikator Kota Layak Anak, serta penanganan banjir pada tahun anggaran berikutnya.