Ducting Perdana di Kota Bekasi Mulai Dibangun, Tri Adhianto Tekankan Penataan Kabel Berkelanjutan

Wali Kota Bekasi saat memeriksa proyek ducting penataan kabel bawah tanah di Kota Bekasi (Pemkot Bekasi)

KOTA BEKASI — Pemerintah Kota Bekasi mulai merealisasikan penataan utilitas kota melalui pembangunan ducting sebagai jalur terpadu jaringan kabel bawah tanah. Peluncuran pemasangan ducting perdana oleh PT Mitra Patriot dilakukan di kawasan Taman Cut Mutia.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan proyek tersebut harus berjalan berkelanjutan dan diperluas ke berbagai wilayah di Kota Bekasi.

“Ducting ini sudah mulai berjalan, jangan sampai redup di tengah jalan. Harus berkelanjutan dan menyasar titik-titik lain di seluruh wilayah Kota Bekasi,” ujar Tri.

Ia menekankan seluruh pekerjaan utilitas wajib terintegrasi dan dikoordinasikan dengan pemerintah daerah. Menurutnya, pekerjaan galian tanpa izin masih ditemukan di sejumlah titik, termasuk di wilayah Pondok Gede dan Jatiasih.

“Pekerjaan seperti ini tidak boleh lagi dilakukan sembarangan. Harus resmi dan berkolaborasi dengan Pemkot Bekasi,” katanya.

Tri juga meminta seluruh stakeholder, termasuk PDAM dan pihak swasta, terhubung dalam sistem penataan utilitas terpadu agar pekerjaan galian tidak merusak infrastruktur jalan maupun pedestrian.

“Jangan sampai jalan sudah digali, lalu ditinggal begitu saja hingga merusak infrastruktur. Semua harus terkoneksi dan dikerjakan secara tuntas,” tegasnya.

Program ducting ini merupakan bagian dari penataan kabel utilitas bawah tanah yang sebelumnya dijalankan Pemkot Bekasi bersama PT Infrastruktur Cerdas Nusantara (ICN) dan PT Mitra Patriot. Kerja sama tersebut mencakup pembangunan ducting di 168 ruas jalan sepanjang sekitar 290 kilometer dalam kurun empat tahun.

Melalui sistem ini, Pemkot Bekasi menargetkan penataan infrastruktur kota menjadi lebih rapi, aman, dan terintegrasi, sekaligus mendukung kebutuhan konektivitas digital masyarakat dalam konsep Smart City.