Tebar Kurban dan Perkuat Solidaritas, KONI Kota Bekasi Fokus Hadapi Porprov Jabar 2026
KOTA BEKASI – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bekasi memanfaatkan momentum Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah untuk mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat pengabdian di lingkungan olahraga. Melalui penyembelihan satu ekor sapi kurban di halaman Kantor KONI Kota Bekasi, daging kurban didistribusikan kepada warga sekitar yang membutuhkan.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pelaksanaan ibadah, tetapi juga mencerminkan komitmen KONI Kota Bekasi dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat sekitar.
Ketua Harian KONI Kota Bekasi, Agus Irianto, mengatakan pelaksanaan kurban merupakan bentuk kepedulian sosial yang terus dijaga oleh organisasi olahraga tersebut. Menurutnya, keberadaan KONI tidak semata berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga, tetapi juga harus mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sosial.
“Ini adalah sumbangsih langsung dari Ketua Umum KONI Kota Bekasi, Bapak Tri Adhianto. Beliau berharap melalui ibadah kurban ini, keberadaan KONI Kota Bekasi semakin berkah dan hubungan silaturahmi dengan warga sekitar kantor tetap terjaga dengan erat,” ujar Agus Irianto, Kamis (28/5/2026).
Agus menjelaskan, nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah kurban memiliki relevansi kuat dengan dunia olahraga. Keikhlasan, pengorbanan, disiplin, dan semangat gotong royong menjadi fondasi penting dalam proses pembinaan atlet maupun pengembangan organisasi olahraga.
Ia menilai, semangat tersebut perlu terus ditanamkan di tengah persiapan menghadapi agenda besar olahraga tingkat provinsi yang semakin dekat. Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada November mendatang, sehingga seluruh elemen olahraga Kota Bekasi kini tengah mempersiapkan diri secara intensif.
Dengan waktu persiapan yang tersisa kurang dari enam bulan, KONI Kota Bekasi terus melakukan berbagai langkah penguatan, baik dari sisi teknis, fisik, maupun mental para atlet yang akan berlaga membawa nama daerah.
Menurut Agus, momentum Iduladha sekaligus menjadi sarana konsolidasi dan penguatan motivasi bagi atlet, pelatih, serta pengurus cabang olahraga. Semangat berkorban yang menjadi esensi Iduladha dinilai sejalan dengan perjuangan para atlet dalam menjalani program latihan yang berat dan penuh disiplin.
“Para atlet kita saat ini sedang mengorbankan banyak hal, mulai dari waktu bersama keluarga, tenaga, pikiran, hingga kesenangan masa muda mereka demi menjalani latihan yang keras. Begitu juga para pelatih dan pengurus cabang olahraga yang terus bekerja menyusun strategi terbaik. Semangat pengorbanan dalam Iduladha ini kami jadikan energi untuk berjuang demi kehormatan Kota Bekasi pada Porprov nanti,” katanya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan bahwa kesiapan menghadapi ajang olahraga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan fisik dan strategi pertandingan. Faktor mental, kebersamaan, serta kekuatan spiritual juga menjadi aspek penting yang turut menentukan keberhasilan atlet saat bertanding.
Karena itu, kegiatan kebersamaan seperti pelaksanaan kurban diharapkan mampu memperkuat solidaritas internal, mengurangi tekanan psikologis, serta menumbuhkan rasa persatuan di antara seluruh insan olahraga Kota Bekasi.
“Kami berharap semangat kebersamaan dan nilai pengorbanan yang dipetik dari Iduladha dapat menjadi modal penting dalam menghadapi Porprov Jawa Barat 2026. Target prestasi harus diiringi dengan kekompakan dan mental yang kuat,” pungkasnya.
