Jelang Porprov Jabar XV, Arwani Tegaskan Akses Penonton Gratis dan Persiapan Sudah 98 Persen

 

BEKASI PATRIOT- Penggemar olahraga di Kota Bekasi mendapat kabar menggembirakan menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV 2026. Masyarakat dipastikan dapat menyaksikan berbagai pertandingan secara gratis tanpa dikenakan biaya tiket masuk di venue-venue yang digunakan selama ajang berlangsung.

Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Bekasi, Arwani. Ia menyebut hingga saat ini belum ada kebijakan yang mewajibkan penonton membeli tiket untuk menikmati pertandingan Porprov.

"Secara umum digratiskan. Kecuali mungkin nanti dari panitia pelaksananya (panpel). Kalau panpel teknis itu dari provinsi, technical delegate-nya," ujar Arwani saat dikonfirmasi, Jumat (12/6/2026).

Menurut Arwani, berdasarkan pengalaman penyelenggaraan Porprov di berbagai daerah sebelumnya, pertandingan selalu dapat disaksikan masyarakat tanpa pungutan biaya. Bahkan cabang olahraga dengan jumlah penonton besar seperti sepak bola juga tidak pernah menerapkan tiket masuk.

"Rasanya sih dari Porprov ke Porprov, pengalamannya belum pernah bayar," katanya.

Dispora berharap kesempatan tersebut dapat dimanfaatkan warga Bekasi untuk hadir langsung di arena pertandingan dan memberikan dukungan kepada para atlet yang berjuang membawa nama daerah masing-masing.

Arwani menilai Porprov bukan sekadar kompetisi olahraga biasa, melainkan pesta olahraga terbesar di Jawa Barat yang atmosfernya menyerupai Pekan Olahraga Nasional (PON). Dengan melibatkan 27 kabupaten dan kota serta puluhan cabang olahraga, ajang ini menjadi momentum penting bagi pembinaan atlet di tingkat daerah.

"Memang ini kan pesta olahraga se-Jawa Barat. Luar biasa ya kalau Jawa Barat ini mirip PON. Jawa Barat ada 27 kabupaten atau kota, jumlah cabornya hampir sama, mini PON lah, rasa nasional," ungkapnya.

Porprov Jawa Barat XV sendiri dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 20 November 2026. Kota Bekasi menjadi salah satu tuan rumah yang saat ini terus mematangkan berbagai kebutuhan penyelenggaraan.

Hingga pertengahan Juni 2026, progres persiapan di Kota Bekasi disebut telah mencapai 98 persen. Dengan kesiapan yang hampir tuntas dan akses gratis bagi masyarakat, pemerintah berharap gelaran Porprov dapat menjadi ajang yang tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga mempererat partisipasi publik dalam mendukung atlet-atlet Jawa Barat.