Pemkot Bekasi Perjuangkan Subsidi Transjabodetabek, Usulkan Penambahan Armada dan Rute
BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan keberlanjutan subsidi layanan Transjabodetabek agar tetap dapat dinikmati masyarakat. Selain mempertahankan tarif yang terjangkau, pemerintah daerah juga mengusulkan penambahan armada serta perluasan rute guna meningkatkan kualitas pelayanan bagi warga.
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe mengatakan Transjabodetabek memiliki peran strategis sebagai moda transportasi yang menghubungkan Kota Bekasi dengan Jakarta. Ribuan warga memanfaatkannya setiap hari untuk bekerja dan menjalankan aktivitas ekonomi.
“Mereka tinggal di Bekasi tapi di Jakarta kerjanya, makanya jangan dicabut,” ujar Bobihoe saat menghadiri kegiatan di Hotel Grand Travello Bekasi, Jalan Grand Kota Bintang, Jakasampurna, Bekasi Barat, Kamis (11/6/2026).
Menurut Bobihoe, keberlanjutan subsidi akan menjaga akses transportasi publik tetap terjangkau bagi masyarakat. Di sisi lain, penambahan jumlah armada dan jalur baru juga diperlukan agar layanan mampu mengakomodasi tingginya kebutuhan mobilitas warga.
Ia menilai kepadatan penumpang pada jam sibuk masih menjadi tantangan yang perlu segera diatasi. Dengan armada yang lebih banyak, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan efisien.
Sebelumnya, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto telah melakukan komunikasi dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terkait masa depan subsidi Transjabodetabek. Pembahasan tersebut dilakukan menyusul adanya wacana penyesuaian tarif layanan transportasi publik.
Meski demikian, Pramono memastikan subsidi untuk Transjabodetabek tetap akan diberikan sehingga masyarakat tidak terbebani kenaikan biaya transportasi secara signifikan. Pemerintah hanya akan mengevaluasi sejumlah rute yang dinilai memiliki tarif terlalu rendah.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta dengan tarif Rp3.500. Menurut Pramono, tarif tersebut perlu dikaji ulang karena jauh di bawah biaya layanan transportasi lain dengan tujuan yang sama.
Pemerintah Kota Bekasi berharap sinergi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus terjalin untuk menghadirkan sistem transportasi publik yang semakin baik. Keberlangsungan subsidi, penambahan armada, dan perluasan rute diyakini akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat sekaligus mendukung pengurangan kemacetan di kawasan metropolitan.
